PBNU Petakan Potensi Penyebaran Paham Radikal dari Khotbah




Kehadiran PBNU diwakili oleh Sekjen Helmy Faishal Zaini. Dia menyampaikan mengenai pemetaan paham radikal yang mengganggu persatuan bangsa.

"Pertama, harus ada pemetaan. Sebetulnya sebaran paham-paham yang mengganggu Pancasila itu dimulai dari mana? Jadi kita cluster dulu," kata Helmy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (16/5/2017). Agen Poker, Agen Bandarq, Agen Domino, Poker Online, Agen Domino Terpercaya, Bandar Ceme, Online Resmi

Menurut data riset yang dikutip Helmy, sebanyak 4% penduduk Indonesia mendukung keberadaan ISIS. Meski angkanya relatif kecil, tetapi tidak bisa dikesampingkan.

Baca juga: Jokowi: Hentikan Saling Hujat, Fitnah, Demo, karena Kita Bersaudara

https://goo.gl/GUK81R

"Sebetulnya kita bisa membanding khotbah-khotbah Jumat di perkampungan, tidak ada yang mengajak, katakanlah, dengan nada keras ya. Semuanya mengajak persatuan dan kesatuan. Kalau di perkotaan, bahkan di masjid-masjid pemerintah, masjid BUMN, itu justru khotibnya keras-keras itu," sebut Helmy. Agen Domino Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen DominoQQ Agen Domino Terpercaya | Agen Poker Terpercaya | Agen DominoQQ

Dia juga menyebut pola penyebaran paham tertentu di kegiatan kampus perlu diperhatikan. Sehingga paham yang bertentangan dengan Pancasila tak menyebar bebas.

"Ini kan menyebarkan paham. Penyebaran itu melalui forum-forum yang tidak bisa kita deteksi, melalui perkampungan, atau melalui pengajian, dan seterusnya. "Jawab Wartawan (BudiYanto) 


 https://goo.gl/GUK81R







Comments

Popular posts from this blog

Donald Trump Undang Presiden Korsel Moon Jae-In ke Gedung Putih

Truk TNI Terguling di Jayapura, 11 Prajurit Terluka

Bawa Narkoba Saat Jenguk Tahanan, Oknum Satpol PP Ditangkap